Jenis , Sistem , dan Tata Cara Makloon Bordir / Jahit di Saguling Panjang


Sistem Makloon. Di Kecamatan Kawalu Kampung Pesantren juga menerima dua jenis makloon, yaitu Makloon bordir dan Makloon jahit. Modal usaha bagi mereka yang ingin membuka jasa makloon juga cukup murah, dengan menggunakan rumah tinggal sebagai tempat usaha. Mereka tinggal membeli peralatan mesin jahit, mesin obras, dan mesin bordir dengan total harga sekitar Rp 8 jutaan. Bagi Anda yang ingin me-makloon-kan bordiran salah satunya bisa menghubungi Dr. H. Muslim Sanusi, pemilik Nurlaela Bordir Jalan. Saguling No. 25 Cilamajang Kawalu Tasikmalaya, Jawa Barat di nomor Telepon: (0265) 333903, 320553. Atau Azi Abd Ajiz, pemilik Katenzo bordir di Jalan Cijeruk Girang RT. 03 RW. 04 Cibeuti Kawalu-Tasikmalaya Jawa Barat, Telp: (0265) 347470


Meski terletak di kaki bukit dengan kondisi jalan yang kasar dan alat transportasi yang terbatas (menjelang maghrib tidak ada ojek) tak membuat desa di Kecamatan Tasikmalaya itu tampak tertinggal. Bahkan rumah mewah seharga miliaran rupiah berjejer megah di antara sungai dan sawahnya. Tentu tak dapat dipercaya jika di tengah desa yang minim fasilitas justru kehidupan masyarakatnya terlihat sangat mewah. Megahnya kehidupan masyarakat Desa Tanjung tak terlepas dari hasil usahanya membangun home industry untuk konveksi busana muslim. Berbagai macam bordir terpampang di sana, mulai dari alat manual hingga alat bordir modern berupa bordir komputer dengan kisaran harga antara Rp 300 juta hingga Rp 600 juta.


Tidak semua masyarakat mampu menjadi produsen, karenanya bagi kalangan masyarakat yang tidak memiliki modal, mereka cukup puasdengan bekerja menerima makloon bordir dan jahit bahkan ada yang hanya mampu menyumbangkan tenaganya sebagai karyawan kontrak pada beberapa home industry . Hampir seluruh rumah yang jumlahnya ratusan ini memiliki sedikitnya 3 mesin jahit ditambah satu mesin bordir sebagai penyangga ekonomi keluarga. Atau jika ada yang tidak mampu membeli perlengkapan makloon itu biasanya ia akan mendapat tawaran untuk menerima mesin dari orang lain dengan imbalan harus mau mengerjakan jahitan atau bordiran dari orang yang memberikan pinjaman mesin.